Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) merancang peralatan sistem irigasi tetes secara otomatis dengan pompa energi surya untuk lahan kering, (2) menentukan cara yang efektif dan efisien dalam penggunaan air, (3) mengetahui intensitas energi surya yang mampu menggerakkan pompa air di lahan kering. Penelitian ini di lakukan di Dusun Kramat Desa Pringgabaya Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur pada bulan oktober 2012 sampai Maret 2013 dengan menggunakan metode eksperimental. Parameter lingkungan area penelitian meliputi (1) temperatur (°C), (2) kecepatan angin (km/jam), (3) intensitas radiasi matahari (kkl). Parameter unjuk kerja meliputi (1) Hubungan antara debit air keluar (liter/mnt) dengan putaran motor pompa (rpm), (2) Hubungan antara debit air keluar (liter/mnt) dengan tegangan listrik (volt), (3) hubungan putaran motor pompa (rpm) dengan debit air keluar (liter). Hasil penelitian menunjukkan (1) luas areal tanam yang dapat disirami seluas ±28,43 ha lahan untuk jenis tanaman tomat dan seluas ±39,78 ha untuk jenis tanaman cabe, dengan total luas sebesar ±68,21 ha pada posisi debit pompa utama sebesar 21,630 m 3 /jam yang dioperasikan selama 4 jam sehari; (2) penggunaan air untuk tanaman dengan sistem irigasi tetes rata-rata sebesar ±0,5632 liter; (3) intensitas radiasi matahari rata-rata yang terjadi di Dusun Bukit Kramat Desa Pringgabaya Lombok Timur berpotensi sangat besar untuk mengoperasikan pompa air energi surya dari sumber air tanah dalam dengan nilai 117,373 watt/m 2 , adapun suhu lingkungan rata-rata berkisar 34,433°C. Kata kunci: penyiraman otomatis, irigasi tetes, pompa air energi surya, lahan kering.