ANALISIS KETIMPANGAN FISKAL PASCA OTONOMI DAERAH

Authors : Siti Sriningsih
article cite 0 Year 2012
source:
Abstract

The purpose of research is to analyze the use of general grant (DAU) to lessen vertical fiskal gap and horizontal fiscal gap between regions: Mataram city, Lombok Barat, Lombok Timur for period 2008-2012. The result from Williamson index shows that general grant as policy means to lessen horizontal fiscal gap between regions is not optimum. The calculation shows that at 2008-2012 the gap index is 1 (one) and result to vertical fiskal gap index from 0.01-0.5 (close to 0) . It can conclude that the higher general grant spread in every municipal from the average index of all municipals, the higher distribution’s gap between each municipal. Keywords : Vertical fiskal gap, horizontal fiscal gap, General grant Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji dan menganalisa sejauh mana DAU antar wilayah : Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Timur dapat mengurangi ketimpangan fiskal horisontal dan ketimpangan vertikal serta kecenderungannya selama kurun waktu 2008-2012. Hasil analisis Indeks Williamson DAU sebagai pelaksanaan kebijakan dalam rangka menekan ketimpangan fiskal antar Kabupaten/Kota belum optimal. Dari hasil perhitungan pada tahun 2008-2012 tingkat ketimpangan horizontal 1 dan ketimpangan fiskal vertikal dari 0,01-0,5 (mendekati nol). Ketimpangan yang terjadi tidak terlepas dari penyebaran DAU tiap daerah dari nilai rata-rata seluruh Kabupaten/Kota. Sehingga disimpulkan bahwa semakin tinggi penyebaran DAU tiap daerah dari nilai rata-rata seluruh daerah maka semakin tinggi pula tingkat kesenjangan distribusi DAU antar Kabupaten/Kota. Kata Kunci : Ketimpangan fiskal vertikal, ketimpangan fiskal horizontal, DAU (dana transfer) JEL classifications : H3, H7


Concepts :
Local Government Finance and Decentralization
Economic Growth and Fiscal Policies
Public Administration in Developing Nations
article cite 0 Year 2012 source
Access to Document
Citations by Year
YearCount
2012 0