Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan proporsi terbaik penambahan NaCl pada ekstrak daun san-sakng (Albertisia papuana Becc.) yang dapat menghasilkan akseptibilitas tertinggi oleh panelis semi terlatih. Objek penelitian ini adalah ekstrak daun san-sakng dengan penambahan NaCl sebesar 0,2 %, 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan karakteristik ekstrak daun san-sakng meliputi perhitungan rendemen, total padatan terlarut, analisa asam amino glutamat bebas, dan uji sensoris dengan beberapa tahapan yaitu seleksi paneli s, uji stimulus rasa dasar, pelatihan panelis, dan uji kesukaan atribut rasa. Hasil pengamatan pada ekstrak daun san-sakng adalah rendemen sebesar 3,6 %, total padatan terlarut sebesar 4,8 °Brix, dan kadar asam amino glutamat bebas sebesar 21,43 mg/gr. Hasil uji kesukaan atribut rasa pada panelis semi terlatih menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak daun san-sakng dengan penambahan 0,6% NaCl sebesar 4,8 (suka), dimana berdasarkan uji Duncan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap perlakuan yang ditambahkan NaCl dengan konsentrasi 0,2%, 0,4%,0,8%.