Abstract
Bahasa dan budaya selalu berjalan berdampingan, artinya bahwa setiap bahasa yang berbeda, akan memiliki budaya yang berbeda pula. Hal ini mengindikasikan bahwa peranan bahasa sangat penting dan harus dikembangkan serta dipertahankan karena bahasa yang hilang akan turut menghilangkan budaya yang terdapat dalam suatu masyarakat. Bahasa sebagai sesuatu yang hidup dan berkembang akan selalu mengalami perubahan dan pergeseran seiring dengan perkembangan zaman. Bukti dari perubahan dan pergeseran bahasa yang paling umum dapat dicermati adalah pada aspek leksikon bahasa yang bersangkutan. Hilangnya suatu budaya daerah akan diikuti oleh penghilangan leksikon. Hal ini terjadi juga pada masyarakat suku Sasak terutama pada adat perkawinan masyarakat setempat. Atas dasar itulah peneliti merasa tertarik untuk mengungkap kembali budaya dalam adat perkawinan Suku Sasak di Lombok Utara melalui perspektif etnolinguistik. Kata Kunci : leksikon, etnolingusitik, adat perkawinan suku Sasak
Concepts :
Access to Document
SDGs
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2018 | 3 |