PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA DENGAN METODE PEMODELAN BERPOLA LESSON STUDY PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 LABUAPI

Authors : Siti Rohana Hariana Intiana; Suyanu Suyanu; Sapiin Sapiin
article cite 0 Year 2018
source:
Abstract

Kajian ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Labuapi melalui peningkatan keterampilan berbahasa Indonesia siswa kelas XI dengan metode pemodelan berpola Lesson Study . Aspek yang dikaji meliputi (1) peningkatan keterampilan berbahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 1 Labuapi dengan metode pemodelan berpola Lesson Study dari aspek proses pembelajaran; dan (2) peningkatan keterampilan berbahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 1 Labuapi dengan metode pemodelan berpola Lesson Study dari aspek hasil pembelajaran. Secara metodologis, penelitian ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu (1) tahap prapenelitian yang mencakup penyusunan proposal, penyusunan instrumen penelitian, dan penyiapan alat dan bahan penelitian; (2) tahap penelitian yang mencakup pengumpulan dan analisis data; dan (3) tahap pascapenelitian yang mencakup penyusunan, penggandaan, dan pengiriman atau penyerahan laporan penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui metode telaah dokumen dan Focus Group Discussion (FGD). Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI SMA Negeri 1 Labuapi (kelas XI IPA-1, XI IPA-2, dan XI IPS), sedangkan sampelnya adalah siswa kelas XI IPA-1.Analisis data dilakukan dengan mengikuti prinsip-prinsip dalam penelitian kualitatif, yaitu tahap reduksi data, penyajian atau organisasi data, dan verifikasi atau interpretasi data. Metode penyajian data akan dilakukan dengan metode formal dan nonformal. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa (1) Terjadi peningkatan aktivitas pembelajaran siswa dari siklus pertama ke siklus kedua. Pada siklus pertama, keterlaksanaan pembelajaran siswa adalah 75%.  Sementara itu, pada siklus kedua rerata aktivitas pembelajaran siswa mencapai 80%. Rinciannya adalah 79,2% untuk tahap perhatian, 82% untuk tahap pemahaman, dan 79,2% untuk tahap reproduksi/peniruan. (2) Terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus pertama ke siklus kedua. Pada siklus pertama, rerata kualitas proposal yang dihasilkan kelas XI IPA 1 secara klasikal adalah 78,50 dengan persentase ketuntasan klasikalnya adalah 75%, yakni 15 siswa tuntas dari 20 siswa. Sisanya, 5 siswa belum tuntas sesuai KKM yaitu 75. Semenatara itu, pada siklus kedua, rerata kualitas penampilan berbicara siswa secara klasikal adalah 84.10 (kategori sangat baik) dengan ketuntasan klasikal 90% (18 siswa tuntas dari 20 siswa).Beberapa hal yang disarankan melalui penelitian ini adalah (a) kepada para kepala sekolah disarankan agar memberikan peluang kepada guru untuk menerapkan pembelajaran keterampilan berbahasa dengan strategi pemodelan; (b) kepada para guru disarankan agar hasil penelitian ini dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran keterampilan berbahasa. Tentu saja dengan melakukan modifikasi sesuai tuntutan jenis keterampilan yang akan dikembangkan; dan (c) kepada para peneliti berikutnya kiranya dapat merancang penelitian baru yang berkaitan dengan penerapan strategi modeling dalam pembelajaran keterampilan lainnya. Kata kunci: keterampilan berbahasa, strategi pemodelan, lesson study


Concepts :
Educational Methods and Outcomes
Educational Methods and Media Use
Educational Curriculum and Learning Methods
article cite 0 Year 2018 source
Access to Document
SDGs
Quality Education
Citations by Year
YearCount
2018 0