Abstract
Kajian yang dilakukan terhadap cerita lisan suku Sasak “Sabuk Bidadari” adalah tentang struktur dan fungsi yang terkandung di dalamnya. Keinginan yang mendalam untuk mencari jawaban terhadap opini kebanyakan orang yang menganggap bahwa, karya sastra terutama sastra lisan atau cerita Sasak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, atau pengantar tidur. Opini tersebut menyebabkan rendahnya aspirasi masyarakat terhadap sastra daerah tersebut. Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimanakah struktur dan fungsi cerita rakyat Sabuk Bidadari dalam masyarakat Sasak di desa Bujak Kecamatan Batukliang?Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan adanya fungsi dan struktur yang terlihat dalam lakon, tingkah laku, karakter, serta motivasi atau tindakan yang diperankan masing-masing tokoh. Data penelitian cerita yang dijadikan objek diawali dengan penentuan informan, pengumpulan data, analisis data, kemudian ditarik suatu kesimpulan.Berdasarkan sajian dan pembahasan tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam cerita “Sabuk Bidadari” terdapat struktur dan fungsi sebagai berikut; (1) Struktur cerita Sabuk Bidadari” di masyarakatsuku Sasak, terdiri tema, alur cerita yang jelas, ada penokohannya, memiliki gaya bahasa, setting, dengan sudut pandang yang jelas dan memiliki suasana cerita yang bervariasi. Satu kesatuan dan kepaduan struktur ceritanya, menjadikan cerita “Sabuk Bidadari di suku Sasak” lebih menarik untuk disimak. (2) Fungsi cerita “Sabuk Bidadari” yaitu: a) sebagai sistem proyeksi, yaitu alat pencerminan angan-angan secara kolektif, b) sebagai alat pelipur lara, c) sebagai alat pendidikan, d) sebagai alat kritik. Kata kunci: struktur, fungsi, cerita rakyat, Sabuk Bidadari
Concepts :
Access to Document
SDGs
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2018 | 0 |