PENGARUH LAMA PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL RAMUAN KENCING MANIS DARI LOMBOK TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT PADA TIKUS (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI NIKOTINAMID DAN STREPTOZOTOCIN

Authors : Anna Yulfa Syafitri; Ida Ayu Eka Widiastuti; Nurhidayati Nurhidayati; Novrita Padauleng
article cite 0 Year 2017
source: Unram Medical Journal
Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia puasa dan sewaktu. Ramuan kencing manis dari Lombok ini merupakan kombinasi dari lima tanaman dan dipercaya dapat menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama pemberian ekstrak ramuan kencing manis dari Lombok terhadap fungsi hepar yang dinilai dari kadar SGOT dan SGPT pada tikus diabetik.
 Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental. Penelitian ini menggunakan 16 ekor tikus unit replikasi (Rattus norvegicus L.) jantan galur wistar yang telah diinduksi nikotinamid dan streptozotocin. Kelompok penelitian terdiri atas 4 kelompok, 2 kelompok perlakuan (P1 dan P2) dan 2 kelompok control (K1 dan K2). P1 diberikan ramuan kencing manis dari Lombok dengan dosis 73,4mg/200kgBB selama 7 hari. P2 diberikan ramuan dosis 73,4mg/200kgBB selama 14 hari. K1 tanpa diberikan ramuan selama 7 hari, K2 tanpa diberikan ramuan selama 14 hari. Sampel darah diambil secara intrakardiak dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT. Analisis data dilakukan dengan uji statistik komparatif non parametrik Mann-whitney dan Wilcoxon.
 Hasil: Tidak ada perbedaan pada kadar SGOT dan SGPT kelompok perlakuan dengan kontrolnya, serta kelompok 7 hari dengan 14 hari.
 Kesimpulan: Tidak ada pengaruh lama pemberian ekstrak etanol ramuan kencing manis dari Lombok terhadap kadar SGOT dan SGPT hepar.


Concepts :
Natural Antidiabetic Agents Studies
Biochemical effects in animals
Medicinal Plant Research
article cite 0 Year 2017 source Unram Medical Journal
SDGs
Good health and well-being
Citations by Year
YearCount
2017 0