Abstract
Batuan merupakan benda padat yang tersusun secara alami yang tersusun dari mineral atau mineralaoid. Unsur unsur ini tersusun menjadi satu kesatuan sehingga dalam batu tidak hanya terdapat satu unsur saja melainkan banyak unsur yang terkandung di dalam batuan , batuan batuan ini terbagi menjadi tiga bagian yang dibedakan berdasarkan proses pembentukan nya yaitu batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf dalam ketiga jenis batuan ini terdapat unsur kalium. Kalium adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang K dan nomor atom 19, dalam tabel periodik, kalium adalah salah satu logam alkali, lunak, berwarna putih keperakan yang teroksidasi dengan cepat di udara dan bereaksi hebat dengan air, dalam menenentukan hasil unsur (K) kalium yang ada di dalam batu tidak bisa langsung menguji nya dangan sampel batu saja, terus mandapatkan hasil, namun dalam hal ini kami harus meleburkan sampel batu tersebut sehingga membentuk leburan kecil-kecil seperti tanah, sehingga dapat diuji dengan menggunakan methode tanah, dari hasil pengujian sampel ( batu yang sudah dihaluskan ) dengan menggunakan AAS ( Atomic Absorption Spectrophotometer ) untuk mencari berapa persen kandungan K ( kalium) yang ada di dalam sampel bahwa di dapat hasil kandungan K (kalium ) yaitu 0,0014 % untuk 0,5 gram sampel.