Abstract
Fisika Material adalah salah satu mata kuliah wajib dalam menempuh jenjang pendidikan S1 di IKIP Mataram. Dalam bidang ini Mahasiswa dituntut untuk mengadakan suatu penelitian mengenai kandungan mineral didalam bongkahan batuan tambang. Penelitian ini bersifat eksak, yang terdiri dari beberapa rangkaian yakni mulai mengumpulkan data, mengumpulkan bahan, memilih mineral yang akan diteliti, memilih metode, dan menemukan hasil. Salah satu mineral yang terdapat dalam batuan yakni Tembaga, Tembaga dalam SI adalah Cu. Tembaga (Cu) merupakan konduktor panas dan listrik yang baik, unsur ini memiliki korosi yang cepat, dan memiliki murni sifat halus dan lunak. Penelitian ini menggunakan metode Spektrofotometri Serapan atom (AAS). AAS adalah suatu metode analisis untuk penentuan unsur-unsur logam dan metaloid yang berdasarkan pada penyerapan (absorpsi) radiasi oleh atom-atom bebas unsur tersebut. Dimana setelah penelitian didapatkan hasil bahwa kandungan tembaga dalam bongkahan batuan itu ada, sedangkan nilai dalam konsep dengan kenyataan dalam penelitian memiliki keterkaitan dan kesamaan yang dilihat dari hasil yang tercapai.