Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Bekerja di Kota Mataram

Authors : Putu Aditya Wiguna; Ni Made Reditya; Eka Arie Yuliani; Wahyu Sulistya Affarah
article cite 3 Year 2017
source: Unram Medical Journal
Abstract

Pendahuluan: ASI eksklusif berdampak luas pada status gizi dan kesehatan balita. Angka keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja sangat rendah.
 Tujuan: Menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di Kota Mataram.
 Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan rancangan potong lintang menggunakan kuisioner dilakukan sepanjang Desember 2013. Responden merupakan ibu bekerja di Kota Mataram, memiliki bayi berusia 6-36 bulan, menyusui, bayi juga tidak memiliki kelainan kongenital atau penyakit kronis.
 Hasil: Dari 288 ibu yang diwawancarai, 135 (46,9%) memberikan ASI eksklusif. Odd ratio menyusui dengan ASI eksklusif lebih tinggi pada ibu yang mendapat dukungan suami (OR = 21,32, CI = 2,28-160,77, p = 0,000), memiliki sarana dan prasarana menyusui di tempat kerja (OR=1,91, CI = 1,12-3.26, p = 0,017), memiliki durasi perjalanan ke tempat kerja kurang dari 15 menit (OR=1,93, CI = 1,20-3,11, p=0,006) dan menyiapkan ASI perah (OR = 2,45, CI = 1,52-3,95, p=0,000).
 Paparan terhadap saran
 untuk memberikan makanan atau minuman lain selain ASI pada bayi berumur kurang dari 6 bulan, lamanya jam kerja, jabatan ibu di tempat kerja, dan lamanya cuti menyusui tidak berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif (p>0,05).
 Kesimpulan: Keberhasilan menyusui dengan ASI Eksklusif pada ibu bekerja berhubungan dengan dukungan suami, ketersediaan sarana dan prasarana menyusui di tempat kerja, durasi perjalanan ke tempat kerja kurang dari 15 menit dan menyiapkan ASI perah.


Concepts :
Public Health and Nutrition
article cite 3 Year 2017 source Unram Medical Journal
Access to Document
10.29303/jku.v5i4.4
Citations by Year
YearCount
2017 3