SIFAT KETERBASAHAN PADA BIDANG TANGENSIAL DAN RADIAL KAYU RAJUMAS

Authors : Andi Tri Lestari
article cite 1 Year 2020
source:
Abstract

Rajumas merupakan tanaman lokal yang menjadi komoditi endemik di Nusa Tenggara Barat yang jarang dimanfaatkan (lesser-used wood species) karena kekuatan dan keawetannya rendah Kualitas kayu rajumas dapat ditingkatkat dengan mengaplikasikan bahan pengawet maupun bahan pelapis pada kayu tersebut. Faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan aplikasi bahan pengawet maupun bahan pelapis pada kayu adalah keterbasahan kayu itu sendiri. Penelitian ini dilakukan untuk menguji keterbasahan kayu rajumas pada masing-masing 3 papan radial dan 3 papan tangensial kayu rajumas. Masing-masing contoh uji diuji keterbasahannya pada 5 titik yang berbeda dengan metode sessile drop. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa penampang tangensial memiliki keterbasahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan penampang radial. Rerata K-value yang dihasilkan pada penampang radial masing-masing adalah 0.15, 0.15 dan 0.16 sedangkan rerata K-value yang dihasilkan pada penampang tangensial masing-masing adalah 0.36, 0.32 dan 0.30. Meski demikian hasil tersebut mengindikasikan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antar pola penampang kayu pada kayu rajumas. Rerata K-value dari semua kayu yang diuji lebih besar dari 0 yang mengindikasikan bahwa cairan dapat menyebar dan menembus permukaan kayu yang diuji.


Concepts :
Wood Treatment and Properties
Material Properties and Processing
Wood and Agarwood Research
article cite 1 Year 2020 source
SDGs
Life in Land
Citations by Year
YearCount
2020 1