Karakteristik Fisik Briket Tempurung Kelapa Menggunakan Perekat Tepung Tapioka

Authors : Ansar Ansar; Baiq Sulasi Muliani; Diah Ajeng Setiawati; Murad Murad
article cite 12 Year 2020
source: Jurnal Agritechno
Abstract

Briket merupakan salah satu biomassa bahan bakar alternatif sebagai pengganti energi fosil. Untuk menghasilkan briket yang berkualitas tinggi dibutuhkan alat cetak yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perlakuan yang terbaik pada pembuatan briket dari tempurung kelapa. Pembuatan briket dilakukan dengan menggunakan 4 variasi pemompaan, yaitu 4, 6, 8, dan 12 kali. Parameter yang diamati adalah kekerasan, persentase kehancuran, kadar air, dan nyala api briket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket tempurung kelapa yang paling baik terdapat pada perlakuan pemompaan 12 kali dengan kekerasan 27,7 kg/cm2, persentase kehancuran 18,50%, kadar air 4,55% dan nyala api 112,61 menit. Sedangkan kualitas paling jelek diperoleh pada pemompaan 4 kali dengan kekerasan 16,5 kg/cm2, persentase kehancuran 43,36%, kadar air 7,92%, dan nyala api 111,34 menit.


Concepts :
Agricultural and Environmental Management
Natural Products and Applications
article cite 12 Year 2020 source Jurnal Agritechno
SDGs
Affordable and clean energy
Citations by Year
YearCount
2020 12