SISTEM KANDANG DALAM KEGIATAN PENANGKARAN (BUDIDAYA) KUPU-KUPU

Authors : Maiser Syaputra
article cite 2 Year 2020
source: MEDIA BINA ILMIAH
Abstract

Penangkaran kupu-kupu dapat berhasil bila dapat terbentuk kondisi lingkungan buatan  yang sesuai untuk hidup dan perkembangbiakakan kupu-kupu. Untuk itu perlu pengetahuan tentang siklus hidup, jenis kelamin, perilaku kawin, genetik serta komponen habitatnya, demikian pula teknik-teknik perlakuan spesies di dalam penangkaran termasuk diantaranya juga pengelolaan sistem kandang bagi kupu-kupu di penangkaran. Sebagai bahan pembelajaran, pembanding dan rujukan bagi upaya penangkaran kupu-kupu diberbagai kawasan lain di Indonesia,  maka penelitian berjudul ‘sistem kandang dalam kegiatan penangkaran (budidaya) kupu-kupu’ ini menjadi penting untuk dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui jenis dan fungsi kandang yang digunakan dalam kegiatan penagkaran kupu-kupu, (2) Mengidentifikasi spesifikasi bahan kandang dan melakukan studi komparasi perbedaan jenis-jenis kandang tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur dan wawancara. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan, (1) dalam kegiatan penangkaran kupu-kupu dibutuhkan setidaknya lima jenis kandang yang digunakan dalam tiap tahap pemeliharaan kupu-kupu yakni kandang reproduksi, kandang pemeliharaan telur, kandang pemeliharaan larva, kandang penyimpanan kepompong dan kandang kupu-kupu dewasa  (2) kandang reproduksi memiliki bentuk persegi, terbuat dari rangka pipa besi dan ditutupi oleh jaring/net, kandang pemeliharaan telur berupa toples/cawan petri, kandang pemeliharaan larva berupa selubung jaring/kotak/gelas kaca, kandang kepompong berupa lemari alumunium/kayu dan kandang kupu-kupu berbentuk persegi/kubah dari rangka besi dan paranet .


Concepts :
Aquatic life and conservation
article cite 2 Year 2020 source MEDIA BINA ILMIAH
SDGs
Life in Land
Citations by Year
YearCount
2020 2