Abstract
Kemampuan berhitung anak masih rendah, terutama dalam memahami lambang bilangan dan urutannya, membilang sesuai urutan, dan mengurutkan sesuai lambang bilangan. Kemampuan ini harus segera diselesaikan, karena menjadi dasar untuk kemampuan berhitung lebih lanjut. Rendahnya kemampuan mengurutkan bilangan ini ditingkatkan melalui penerapan permainan tradisional ular tangga yang menyenangkan untuk anak-anak. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan di TK Rinjani UNRAM kelas B1 dengan subjek 15 orang. Pelitian dilakukan dengan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Tiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, serta evaluasi dan refleksi. Kriteria ketuntasannya adalah 70% anak sudah mencapai 60 % kemampuan berhitung. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan secara bertahap dari setiap pertemuan dan siklus. Pada siklus pertama terdapat peningkatan, namun belum optimal. Rata-rata kemampuan anak meningkat menjadi 49%, dari sebelumnya 32%. Anak masih membutuhkan bantuan guru. Pada siklus 2, aturan main diubah menjadi bermain secara berkelompok. Kemampuan berhitung anak meningkat menjadi 68%. Peningkatan ini juga disebabkan karena anak semakin memahami aturan permainannya, dan saling membantu satu sama lain ketika ada yang masih bingung.