Abstract
Sponge adalah salah satu biota laut yang sangat prospektif sebagai sumber senyawa alami yang yang memiliki aktivitas farmakologis. Kajian aktivitas antibakteri dari ekstrak aseton sponge Petrosia sp dari perairan laut Tanjung Kelor, Sekotong Tengah, Nusa Tenggara Barat telah dilakukan. Teknik ekstraksi yang digunakan yaitu maserasi dengan menggunakan pelarut aseton selama 3x24 jam hingga didapatkan ekstrak kental aseton. Selanjutnya, ekstrak kental aseton yang didapatkan dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram negatif (-) Escherichia collie dan bakteri Gram positif (+) Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi sumuran. Variasi konsentrasi ekstrak aseton Petrosia sp. yang digunakan sebesar 50, 100, dan 200 ppm. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa zona hambat terhadap bakteri E. coli berturut-turut sebesar 10,67, 11,67, dan sedangkan terhadap bakteri S. aureus berturut-turut adalah 14,33., 12, 14., dan 15 mm. Nilai tersebut menunjukkan bahwa ekstrak aseton Petrosia sp . aktif sebagai antibakteri terhadap dua bakteri uji.