Abstract
Ikan belut adalah komoditas ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis dan potensi pasar yang cukup tinggi. Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Affandi et al. (2003) keberadaan ikan belut di alam sudah mulai terancam. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk mengembangkan teknologi budidaya ikan belut yang mudah diterapkan di masyarakat. Desa Jago, Kabupaten Lombok Tengah merupakan salah satu desa yang memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan budidaya ikan belut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mensosialisasikan hasil-hasil penelitian aplikatif dalam rangka pengembangan budidaya ikan belut di Desa Jago Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan baik. Materi yang disampaikan pada kegiatan ini antara lain; kinerja produksi belut monopterus albus pada media budidaya yang berbeda, kinerja produksi ikan belut sawah monopterus albus pada ketinggian air pemeliharaan berbeda, kinerja produksi budidaya belut sawah monopterus albus dalam media air dengan padat tebar yang berbeda, kinerja produksi budidaya belut sawah monopterus albus dalam media air, kinerja produksi belut sawah monopterus albus pada budidaya sistem resirkulasi dengan media air bersalinitas 0, 3, 6 dan 9 ppt, kinerja produksi belut monopterus albus dalam sistem resirkulasi dengan pemberian pakan buatan sebagai pengganti pakan alami.