Abstract
Luas lahan produktif untuk menanam sayur-sayuran yang semakin sempit, memaksa kita untuk menerapkan teknologi budidaya yang tepat dan efisien, terutama pengaturan pola tanam dan aplikasi pupuk organik. Pengusahaan sayur-sayuran oleh petani di wilayah sasaran masih dengan pola tanam musiman, sehingga sering terjadi pada suatu musim produksi sayuran tertentu melimpah dan harganya sangat murah. Karena itu dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mendapatkan petani profesional yang mampu memproduksi sayur-sayuran dengan kualitas dan kontinyuitas produksi stabil. Kegiatan ini dilaksanakan dengan penekanan pada metode Tindak Partisipatif selama 6 bulan. Kelompok tani sasaran yang terlibat adalah kelompok Tunas Jaya, Desa Barejulat, Jonggat, Lombok Tengah. Mekanisme kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu: Identifikasi permasalahan di lapangan; Penentuan kelompok sasaran; Penyuluhan, pelatihan dan pendampingan; Pembinaan dan monitoring serta evaluasi kemajuan program. Hasil kaji tindak ini menunjukkan bahwa, seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar.Wawasan dan animo anggota kelompok tani meningkat, terbukti dari tingginya antusias mereka mengusahakan sayur-sayuran dengan sistem pola tanam siklus dan seri dalam skala yang lebih luas. Adanya kendala di lapang dapat diatasi dengan program pelatihan dan pendampingan. Mengingat pada musim kemarau petani agak kesulitan mendapatkan air irigasi, maka perlu dibangun sarana irigasi air tanah (sumur bor) dengan kapasitas yang lebih besar
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2020 | 1 |