Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi komunitas literasi Lontar dalam mengenalkan budaya literasi kepada masyarakat secara luas di wilayah Nusa Tenggara Barat. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara. Data sekunder berasal jurnal, artikel, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis dengan menentukan bagian dan hubungan antar bagian data. Validitas data diukur dengan triangulasi dan external audit. Hasil penelitian menunjukkan Komunitas Lontar menjalankan perannya dengan melakukan pembinaan intensif semenjak 2017 pada Taman Baca Masyarakat di dua Kabupaten yang menjadi destinasi wisata, seperti TBM Rinjani di wilayah lereng rinjani, dan Perpustakaan Adat Bayan untuk Desa Adat Bayan Kabupaten Lombok Utara. Dalam perjalanannya, Komunitas melakukan kerjasama timbal balik dengan semua pihak yang memiliki misi memajukan pendidikan. Sedangkan untuk strategi penyebaran budaya literasi, Komunitas Lontar memanfaatkan ruang publik sebagai tempat melapak buku, diskusi ilmiah dan penulisan di dalam ruang kelas, serta menggunakan media sosial untuk kampanye literasi.