Abstract
Tulisan ini adalah penulisan tentang sejarah pemikiran tokoh orientalis G.H.A Juynbollterkait otentitas hadis melalui sudut pandang historis-filologis. Juynboll dalam menganalisis keabsahan hadis menggunakan teori commonlinkyang diadopsi dari tokoh-tokoh pendahulunya dengan memandang kesahihan hadis melalui kuantitas sejarah dan analisis isnad, tidak seperti tokoh-tokoh muslim yang menggunakan teori konvesionalyang memandang kesahihan hadis nabi dari kualitas perawi. Dalam pendangannya kemudian Juynbollmeragukan validitas teori kritik hadis yang dipergunakan oleh para sarjana muslim dan sekaligus mepertanyakanotensititas hadis nabi yang terdapat dalam kitab-kitab kanonik. Atas dasar itulah yang membuat mereka termotivasi untuk merumuskan teori-teori baru yang diharapkan akan betul-betul mampu menyeleksi dan memisahkan hadis-hadis palsu yang sahih (otentik)
Concepts :
Access to Document
SDGs
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2020 | 4 |