Abstract
Menghadapi perkembangan dunia konstruksi yang semakin pesat maka pelayanan dalam bidang jasa konsultan mulai mendapat perhatian yang besar. Manajemen dalam suatu proyek konstruksi bukan saja hanya bertujuan agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar atau sesuai dengan rencana tetapi juga bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Penggunaan konsultan manajemen konstruksi yang diterapkan pada proyek-proyek yang dalam pelaksanaan melibatkan beberapa kontraktor dan bahkan lebih dari satu konsultan perencana. Dalam hal ini konsultan manajemen konstruksi bertugas selaku pengendali dan kordinator dalam keseluruhan sistem rekayasa sejak persiapam, perencanaan sampai pelaksanaan konstruksi berakhir, hal ini boleh dikatakan juga bahwa konsultan manajemen konstruksi secara keseluruhan memberi jasa untuk bertanggungjawab atas pengelolaan proyek konstruksi secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berpengaruh terhadap kinerja mutu proyek pada tahap pelaksanaan konstruksi bangunan gedung dan bagaimana cara mengelola risiko-risiko tersebut sehingga dapat meningkatkan kinerja mutu pelaksanaan proyek konstruksi bangunan gedung khususnya lingkup kerja konsultan manajemen konstruksi. Lokasi penelitian berada di provinsi Jakarta, Banten dan Nusa Tenggara Barat dengan metode penelitian menggunakan metode survey
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2021 | 0 |