Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penguatan pada pembelajaran muatan lokal seni budaya berbasis local genius budaya sasak dan untuk meningkatkan literasi budaya pada pembelajaran muatan lokal. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Mahasiswa PGSD Universitas Mataram dan dosen pengampu matakuliah muatan lokal. Pengumpulan data dalam penelitian telah dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, trianggulasi, mengadakan membercheck. Analisis data menggunakan model Milles and Huberman yang terdiri atas Reduksi Data, Penyajian data/data display, dan Verifikasi Kesimpulan. Adapun hasil penelitian menyimpulkan bahwa penguatan pembelajaran muatan lokalseni budaya berbasis local genius budaya sasak dilakukan melalui memberikan pemahaman akan makna suatu budaya tidak hanya sekedar konsep, selain itu mengimplementasikan nilai kearifan lokal dalam kegiatan pembelajaran, selanjutnya memberikan pemahaman yang komprehensif dengan menyajikan video pembelajaran yang berasal dari budayawan. Selanjutnya terkait dengan literasi budaya pada pembelajaran muatan lokal dilakukan melalui menyisipkan dalam pembelajaran kajian-kajian hasil penelitian terkait materi yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dari mahasiswa, dan mahasiswa terjun langsung mencari informasi tentang suatu budaya ke sumber utama. Abstract: This study aims to provide reinforcement in learning local content of arts and culture based on the local genius of Sasak culture and to improve cultural literacy in learning local content. The type of research used is qualitative with a descriptive approach. Sources of data in this study were students of PGSD University of Mataram and lecturers of local content subjects. Data collection in research has been carried out by observation, interviews, and documentation. Data validity techniques used in this study include an extension of observations, increasing persistence, triangulation, holding member checks. Data analysis used the Milles and Huberman model consisting of data reduction, data presentation/data display, and conclusion verification. The results of the study concluded that the strengthening of local cultural content learning based on the local genius of Sasak culture was carried out through providing an understanding of the meaning of a culture, not just a concept, besides implementing the value of local wisdom in learning activities, then providing a comprehensive understanding by presenting learning videos from the cultural practitioner. Furthermore, related to cultural literacy in local content learning is carried out through inserting in the learning of research results related to material that can foster curiosity from students, and students go directly to finding information about culture to the main source.
Concepts :
Access to Document
10.36765/jartika.v4i1.409SDGs
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2021 | 1 |