Abstract
Kabupaten Lombok Barat adalah sebuah Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang ibu kotanya adalah Gerung, dengan luas 1.053,92 Km². Lombok Barat juga memiliki masalah keterbatasan lahan untuk perumahan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program pembangunan perumahan satu juta rumah yang diprakarsai oleh pemerintah adalah salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dimana pemerintah bekerja sama dengan pengembang (developer)sebagai pembuat perumahan dan perbankkan sebagai penyedia fasilitas kredit. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan peran pemangku kepentingan dalam membangun perumahan bersubsidi, yang diukur dengan tingkat kepuasan penghuni rumah di perumahan bersubsidi Kabupaten Lombok Barat. Hasil penelitian menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP), menunjukkan bahwa kredibilitas pengembang (developer) memiliki prioritas tertinggi yaitu 0,275, lokasi perumahan 0,176, kualitas bangunan 0,158, promosi 0,123, pelayanan kredit kepemilikan rumah (KPR) Bank 0,105, kelengkapan sarana dan prasarana perumahan 0,092 dan harga jual rumah 0,071. Kesimpulanya, kredibilitas pengembang (developer) sangat mempengaruhi terhadap kepercayaan pembeli rumah terhadap kepuasannya saat menghuni perumahan bersubsidi
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2020 | 0 |