ANALISIS RESPON DINAMIS STRUKTUR TANAH DI KOTA MATARAM AKIBAT BEBAN GEMPA DENGAN MENGGUNAKAN NERA (NON-LINIER EARTHQUAKE SITE RESPONSE ANALYSIS)

Authors : Tri Sulistyowati; Ngudiyono Ngudiyono; Mudji Wahyudi; Didi S. Agustawijaya; Akmaluddin Akmaluddin
article cite 0 Year 2021
source:
Abstract

Gempa Lombok 2018 mengakibatkan kerusakan pada bangunan gedung dan rumah di sebagian besar wilayah Pulau Lombok  termasuk di kota Mataram. Kerusakan dan keruntuhan bangunan akibat gempabumi terjadi karena bangunan tidak mampu mengantisipasi getaran tanah ( ground motion ) Peak Ground Acceleration (PGA) yang ditimbulkannya. Besarnya getaran tanah akibat gempabumi dipengaruhi oleh tiga hal, sumber gempa ( source ), jalur penjalaran gelombang ( path ), dan pengaruh kondisi tanah setempat ( site ). Oleh karena itu, dalam perencanaan bangunan tahan gempa salah satu parameter yang dibutuhkan adalah  respon dinamis lapisan tanah yaitu percepatan di batuan dasar ( Peak Ground Acceleration atau PGA) dan percepatan puncak di permukaan tanah ( Peak Surface Acceleration atau PSA). Respon dinamis tanah tergantung dari jenis tanah atau batuan pada tiap daerah setempat. Analisis dinamis dilakukan menggunakan bantuan program NERA ( N on-Linier E arthquake site R esponse A nalysis ). Tanah dimodelkan berperilaku equivalent linier model  yaitu menggunakan pendekatan model modifikasi Kelvin-Voight. Data accelerograf menggunakan event  gempa El-Centro 1940 yang telah disesuaikan dengan event gempa Lombok  2018 di kota Mataram dengan PGA pada batuan dasar 0,4g dan redaman 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai percepatan puncak maksimum di permukaan tanah (PSA) adalah antara 0,74 g sampai dengan 0,77g. Nilai PSA ini sedikit lebih kecil jika dibandingkan dengan nilai respon spektrum berdasarkan SNI 1726-2019 yaitu sebesar 0,8g pada tanah sedang.


Concepts :
Geotechnical and construction materials studies
article cite 0 Year 2021 source
Access to Document
SDGs
Sustainable cities and communities
Citations by Year
YearCount
2021 0