POTENSI EKSTRAK BUNGA KAMBOJA (PLUMERIA SP.) DAN BUNGA KLUWIH (ARTOCARPUS CAMANSI) SEBAGAI BIOLARVASIDA NYAMUK ANOPHELES SP. DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MALARIA

Authors : Luh Gde Sri Adnyani Suari; Luh Ade Dita Rahayu; Abiyyu Didar Haq
article cite 6 Year 2021
source: JIMKI Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia
Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Malaria merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang menjadi perhatian banyak negara di seluruh dunia, terutama di Indonesia yang merupakan negara dengan iklim tropis. Untuk meminimalkan penularan malaria maka dilakukan upaya pengendalian terhadap Anopheles sp sebagai nyamuk penular malaria. Beberapa upaya pengendalian vektor yang dilakukan misalnya dilakukan larviciding. Insektisida konvensional seperti malathion, DDT dan piretroid yang umumnya digunakan untuk pengendalian vektor, diketahui menyebabkan masalah seperti polusi lingkungan, efek residu dan resistensi pada spesies nyamuk. Maka dari itu, kita harus mencari alternatif dari penggunaan insektisida yang berlebihan, mencari alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Salah satu tanaman yang berpotensi dijadikan larvasida alami yaitu bunga kamboja dan bunga kluwih. Metode: Tinjauan pustaka ini menggunakan berbagai bentuk sumber yang didapatkan dari portal publikasi daring. Pembahasan: Ekstrak bunga Plumeria sp. menunjukkan adanya steroid, alkaloid, flavonoid, glikosida, tanin dan minyak atsiri. Senyawa steroid, flavonoid, dan alkaloid merupakan beberapa senyawa yang diperkirakan memiliki efek larvisida. Steroid dapat menghambat pertumbuhan serangga yaitu perubahan dari stadium larva ke pupa dan sebaliknya. Flavonoid bekerja sebagai racun pernapasan. Alkaloid berperan sebagai racun kontak dan menghambat acetylcholinesterase, menimbulkan rasa pahit sehingga mengganggu proses pengambilan makan oleh larva. Sedangkan bunga kluwih mengandung senyawa seperti saponin, flavonoid, polifenol, yang memiliki efek mekanisme berurutan yaitu penghambat rangsang makan serangga, inhibitor pernafasan, hormon penghambat moulting. Simpulan: Kombinasi ekstrak bunga kamboja (Plumeria sp.) dan bunga kluwih (Artocarpus camansi) memiliki potensi untuk digunakan sebagai biolarvasida nyamuk Anopheles sp. Kata Kunci: Kamboja, Kluwih, Biolarvasida, Malaria


Concepts :
Dengue and Mosquito Control Research
article cite 6 Year 2021 source JIMKI Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia
SDGs
Good health and well-being
Citations by Year
YearCount
2021 6