Abstract
Upaya perbaikan hasil jagung menjadi masalah di lahan suboptimal karena adanya kendala biofisik berupa miskin air, unsur hara dan bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon hasil lima varietas jagung yang diberi perlakuan paket pemupukan organik (15 ton/ha pupuk kandang sapi), anorganik (Urea 300 kg/ha dam Phonska 200 kg/ha) dan pupuk hayati mikoriza (1,5 ton/ha) di lahan suboptimal Lombok Utara. Penelitian dilakukan di Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan dan lima perlakuan varietas jagung yaitu V1 (varietas P8IS), V2 (varietas P8DPP), V3 (varietas Gumarang), V4 (varietas Lemuru), dan V5 (varietas Sukmaraga). Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis sidik ragam (Anova) dan uji lanjut dengan uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukan varietas Sukmaraga (V5) menunjukkan hasil terbaik pada aplikasi pemupukan organik, anorganik, dan pupuk hayati mikoriza di lahan suboptimal Lombok Utara
Concepts :
Access to Document
SDGs
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2021 | 1 |