Abstract
Rendahnya produksi akibat penguasaan terhadap teknologi budidaya jagung yang kurang memadai, pendapatan per kapita relatif rendah, pendidikan juga rendah dan sebagian besar berpendidikan Sekolah dasar; Kesenjangan antara peneliti dengan penyuluh, sehingga menyebabkan informasi yang diterima petani terasa masih kurang; Pendapatan kelompoktani masih rendah akibat kualitas sumberdaya manusianya seperti pengetahuan, ketrampilan dan penerapan teknologi budidaya jagung rendah menyebabkan tingkat produksi pertanian relatif rendah; Peranan kelembagaan kelompoktani tidak efektif untuk aktifitas usaha tani dan rendahnya motivasi petani untuk berusahatani. Tujuan dari kegiatan ini yaitu: Memberikan bekal pengetahuan tentang dasar teori penggunaan teknologi budidaya(varietas dan lingkungan tumbuh) jagung unggul sebagai upaya peningkatan produksi dan pendapatan petani; Menerapkan dua jenis varietas jagung unggul pada lingkungan tumbuh berbeda dalam pelaksanaanya di lapangan dalam bentuk Demontrasi Plot. Metode yang digunakan dalam penerapan program pengabdian kemiteraan ini adalah metode Pendidikan Orang Dewasa (POD) atau Androgogi dengan menekankan pada partisipasi aktif dari peserta diskusi dan demontrasi lapang (Demplot). Kegiatan penyuluhan telah dilakukan dan sampai saat ini pengetahuan dan ketrampilan petani telah berubah. Petani mampu membedakan antar varietas unggul yang diterapkan sebagai Demplot dan dapat memilih sesuai tujuan yang diinginkan. Tim selalu menjadi pendamping dan merupakan desa binaan untuk kegiatan tersebut sehingga diharapkan ada lahir pengusaha jagung yang profesional di Desa Dana Tebu Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Hasil yang dicapai adalah: Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat di desa Dasan Tebu Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat dapat berjalan dengan baik dan lancar, diharapkan kegiatan seperti ini selalu dilakukan di desanya; Pengetahuan petani tentang teknologi budidaya tanaman jagung khususnya pengenalan varietas dan lingkungan tumbuh telah bertambah; Petani dapat mengenal dan membedakan hasil produksi tanaman jagung varietas Sukmaraga 217,42 g/tan pada lingkungan tumbuh (Urea 150 kg/ha, Posnka 250 kg/ha, kompos 2000 kg/h dengan jarak tanam (50x20)x100) dan Lamuru 224,26 g/tan pada lingkungan yang sama dengan kerapatan tanam (40x30)x60
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2021 | 0 |