Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa konsentrasi ekstrak daun sirsak ( Annona muricata ) dan tembakau ( Nicotiana tobacum l ) terhadap mortalitas dan aktivitas makan ulat gerayak (Spodoptera frugiperda). Penelitian ini telah dilakukan di laboratorium pada bulan oktober samapi bulan November 2020.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tujuh perlakuan konsesntrasi yang terdiri atas kontrol (P1), Ekstrak daun sirsak 25% (P2), Ekstrak daun sirsak 50% (P3), Ekstrak daun sirsak 75% (P4), Ekstrak daun tembakau 25% (P5), Ekstrak daun tembakau 50% (P6), dan (P5), Ekstrak daun tembakau 50% (P7). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga berjumlah 28 unit percobaan. Hasil percobaan menunjukkan Konsentrasi terbaik dari kedua ekstrak nabati adalah konsentrasi 50% sirsak (P3) dan konsentrasi 50% tembakau (P6) yang menyebabkan kematian diatas 71%, konsentrasi pestisida yang efektif dalam menurunkan aktivitas makan spodoptera frugiperda adalah pada perlakuan P3, P4, P6, DAN P7, Ekstrak daun sirsak memiliki LC50 pada konsentrasi 21.4% memiliki aktivitas yang tinggi dalam membunuh Spodoptera frugiperda dan LC50 untuk ekstrak daun tembakau yaitu 23.8% memiliki aktivitas yang rendah dalam membunuh Spodoptera frugiperda