Abstract
Kemampuan tanaman untuk menampilkan karakter kuantitatif pada lingkungan yang berbeda menunjukkan bahwa tanaman tersebut mempunyai daya adaptasi yang baik. Adanya variasi hasil pada berbagai genotype tanaman dengan lingkungan tertentu memerlukan pemahaman terhadap faktor penyebabnya terutama pada fase vegetatif, fase reproduktif dan pengisian biji. Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengkaji penampilan karakter kuantitatif genotipe jagung unggul pada berbagai paket teknologi di Lombok Barat, NTB. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan percobaan lapang. Percobaan dengan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) yang terdiri atas dua faktor yaitu, tiga Paket Teknologi sebagai Petak Utama dan empat Genotipe jagung unggul sebagai Anak Petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Penampilan karakter kuantitatif daya hasil Varietas Lamuru, Arjuna, dan Sukmaraga adalah sama dan lebih tinggi daripada Poulasi C2, secara berurutan yaitu : (7,475; 7,333; 7,247 dan 5,081) ton/ha; Penampilan karakter kuantitatif daya hasil pada teknologi sederhana (T1) dan teknologi menengah (T2) adalah sama dan lebih rendah daripada teknologi sempurna (T3), secara berurutan yaitu : (6,338 ; 6,703 dan 7,103) ton/ha.