Analisis Hubungan Keterampilan Berpikir Kritis dengan Kecenderungan Berpikir Kritis Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar

Authors : Hasnawati Hasnawati; Itsna Oktavianti; Baiq Niswatul Khair
article cite 0 Year 2021
source: Jurnal Syntax Transformation
Abstract

Kompetensi berpikir secara kritis merupakan salah satu tuntutan pendidikan abad ini, sehingga menganalisis sejauh mana kemampuan berpikir kritis para calon guru menjadi penting bagi LPTK sebagai acuan untuk memberikan program-program yang sesuai demi terlahirnya guru-guru yang memiliki kemampuan berpikir kritis yang baik. Penelitian ini bertujuan bertujuan menganalisis hubungan antar Keterampilan Berpikir Kritis dengan Kecenderungan Berpikir Kritis mahasiswa calon guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dan kulaitatif. Sampel berjumlah 91 orang yang dipilih secara purposive sampling dan merupakan mahasiswa Program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Data kecenderungan berpikir kritis diperoleh melalui kuesioner CCTDI dan data keterampilan berpikir kritis diperoleh melalui tes multiple choice three tier. Hasil analisis data diperoleh 42,86 % tingkat keterampilan berpikir kritis mahasiswa calon guru Sekolah Dasar pada kategori tinggi dan 57,14 % pada kategori sedang. Sementara untuk kecenderungan berpikir kritis 5,49 % pada kategori kuat dan 94,51 % pada kategori positif. Adapun hasil uji korelasi antar keduanya diperoleh nilai r sebesar 0,290 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecenderungan berpikir kritis dengan kecenderungan berpikir kritis. Berdasarkan hasil ini disimpulkan bahwa mahasiswa calon Guru yang memiliki kecenderungan berpikir kritis tinggi juga dapat keterampilan berpikir kritis tinggi dan sebaliknya


Concepts :
Educational Methods and Outcomes
Educational Curriculum and Learning Methods
Education and Character Development
article cite 0 Year 2021 source Jurnal Syntax Transformation
SDGs
Quality Education
Citations by Year
YearCount
2021 0