Abstract
Perkembangan tampilan gedung-gedung baru di lingkungan Universitas Mataram satu dekade terakhir menampakkan adanya pergeseran ke arah bentuk dan material kekinian yang menghasilkan fasad/tampilan sangat berbeda dengan gedung-gedung yang ada sebelumnya. Hal ini menghadirkan kekhawatiran bila dibiarkan berkelanjutan maka Universitas Mataram sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Nusa Tenggara Barat akan kehilangan jati diri atau identitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ciri atau kriteria arsitektur vernakular dan ramah lingkungan yang dapat diterapkan pada gedung kampus Universitas Mataram dan mengevaluasinya pada gedung lama dan gedung baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan mengkaji literatur dan mengevaluasi bangunan berdasarkan kriteria yang didapatkan. Gedung perpustakaan mewakili gedung lama dan gedung Fisipol mewakili gedung baru sebagai gedung-gedung yang dikaji. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa gedung perpustakaan dan Fisipol memenuhi kriteria atau ciri arsitektur vernakular yang sama walau secara visual keduanya tampak berbeda. Akan tetapi, gedung perpustakaan memenuhi kriteria arsitektur ramah lingkungan lebih banyak dibandingkan dengan gedung Fisipol yang merupakan bangunan baru. Kajian ini diharapkan dapat meningkatkan penelitian arsitektur vernakular sebagai identitas kampus-kampus baru di Indonesia. Penelitian ini masih banyak kekurangan sehingga membutuhkan lebih banyak kajian yang serupa.
Concepts :
SDGs
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2021 | 1 |