Beban Kerja Dengan Stres Kerja Perawat Pelaksana Pasca Bencana di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara

Authors : Eva Marvia; Baiq Hilda Septiana; Hadi Suryatno
article cite 1 Year 2021
source: PrimA Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Abstract

Pendahuluan: Beban kerja berlebih dapat menyebabkan stres kerja. Hal ini sering terjadi pada perawat IGD dimana perawat IGD merupakan bagian dari rumah sakit yang menjadi tujuan pertama kali pasien yang mengalami keadaan darurat agar segera mendapatkan pertolongan pertama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat pelaksana diruang IGD RSUD KLU. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan teknik Total sampling, sampel dalam penelitian ini sebanyak 27 orang perawat pelaksana. Instrumen yang digunakan dalam mengukur beban kerja dan stres kerja adalah kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik Spearman Rank Test. Hasil: Hasil penelitian ini dapat dilihat dari hubungan beban kerja dengan stres kerja yang ditentukan dengan hasil: analisis beban kerja dengan stres kerja p=0,041 dengan tingkat kemaknaan p<0,05 Kesimpulan: . Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja perawat pelaksana. Penelitian ini direkomendasikan bagi Rumah Sakit sebagai bahan pertimbangan pihak manajemen rumah sakit untuk menyesuaikan beban kerja dengan kemampuan dan keahlian perawat sehingga stres kerja tidak terjadi.


Concepts :
Occupational Health and Safety Management
Management and Optimization Techniques
Healthcare Quality and Satisfaction
article cite 1 Year 2021 source PrimA Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Citations by Year
YearCount
2021 1