Abstract
Desa Loyok berada pada jalur pariwisata Gunung Siu-Kotaraja yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal tersebut menyebabkan pengurus desa berharap Desa Loyok bisa lebih maju untuk mendukung program pariwisata dengan memiliki produk unggulan berupa daging dan telur itik. Selama ini usaha peternakan baik ternak besar dan kecil masih dijadikan usaha sampingan. Pemeliharaan ternak dikerjakan pada waktu luang serta dengan jadwal pemberian pakan yang tidak teratur. Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarkan informasi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam usaha beternak itik secara mandiri. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pemberian materi manajemen beternak itik, bahan pakan lokal sebagai bahan pakan alternatif, pemberian motivasi beternak, dan pentingnya pembentukan kelompok peternak di Desa Loyok. Kegiatan pengabdian diikuti oleh Kepala Desa beserta jajarannya, peternak, dan wanita-wanita tani ternak. Peserta pengabdian antusias mengikuti penyampaian materi dan diskusi selama kegiatan pengabdian. Untuk mencapai produktifitas itik yang maksimal harus memperhatikan manajemen perkandangan, formula pakan yang sesuai dengan kebutuhan itik, dan kebersihan lingkungan untuk menghindari itik terkena berbagai macam penyakit. Beberapa program dihasilkan dari kegiatan pengabdian ini, diantaranya menjadikan Desa Loyok sebagai desa binaan Fakultas Peternakan dengan melibatkan pihak akademisi dalam perencanaan desa, agar pembangunan bidang peternakan berkembang dengan terarah. dari kegiatan pengabdian ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan, wawasan, dan semangat peserta pengabdian dalam meningkatkan usaha beternak itik.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2022 | 0 |