Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis financial distress menggunakan metode Altman Z-Score Modifikasi untuk memprediksi potensi kebangkrutan pada Perusahaan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020. Variabel-variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah Net Working Capital to Total Assets (X1), Retained Earnings to Total Assets (X2), Earning Before Interest and Tax to Total Assets (X3), dan Book Value of Equity to Book Value of Total Debt (X4). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2016 terdapat sebanyak 17 perusahaan yang mengalami financial distress yang dimana ada 6 perusahaan transportasi darat, 4 perusahaan transportasi udara, dan 7 perusahaan transportasi laut. ditahun 2017 terdapat 22 perusahaan yang mengalami financial distress yang dimana ada 7 perusahaan transportasi darat, 4 perusahaan transportasi udara, dan 11 perusahaan transportasi laut. ditahun 2018 terdapat 21 perusahaan yang mengalami financial distress yang dimana ada 8 perusahaan transportasi darat, 3 perusahaan transportasi udara, dan 10 perusahaan transportasi laut. ditahun 2019 terdapat sebanyak 19 perusahaan yang mengalami financial distress yang dimana ada 7 perusahaan transportasi darat, 3 perusahaan transportasi udara, dan 9 perusahaan transportasi laut. dan ditahun 2020 terdapat sebanyak 19 perusahaan yang mengalami financial distress yang dimana ada 8 perusahaan transportasi darat, 4 perusahaan transportasi udara, dan 7 perusahaan transportasi laut. Pandemi covid-19 yang terjadi mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan sehingga banyak perusahaan yang kategori distress bahkan berkategori grey area (distress atau sehat).
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2022 | 2 |