Abstract
ABSTRAKEtnis Bali, dimanapun mereka bermukim baik individu ataupun berkelompok akan selalu melaksanakan kehidupannya sebagaimana yang ada di daerah leluhurnya yaitu Pulau Bali. Pelaksanaan tata cara berkehidupan yang telah diatur dan diwariskan oleh leluhur etnis Bali berlaku bagi laki-laki dan perempuan. Tentu saja hal ini menambah peran bagi perempuan etnis Bali, terlebih bagi mereka yang bekerja. Perempuan etnis Bali yang bekerja dihadapkan pada pemenuhan kewajiban dalam berbagai peran. Kondisi ini apabila tidak dapat diselaraskan, dapat menimbulkan konflik Konflik yang timbul dapat berupa konflik pekerjaan-keluarga yang dapat berdampak pada kepuasan kerja dan kepuasan hidup.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik pekerjaan keluarga terhadap kepuasan kerja perempuan etnis Bali yang bekerja dan menganalisis pengaruh konflik pekerjaan keluarga terhadap kepuasan hidup perempuan etnis Bali yang bekerja..Paradigma yang digunakandalampenelitianiniadalahparadigmapositivisdenganmetodekuantitatifsebagaidesain yang tepatuntukmencapaitujuanpenelitian.Melaluipendekataninipenelitimenyebarkankuesionerterstruktur yang ditujukanuntukmemperoleh data yang akandianalisis. kepada 149 orang respondenperempuan etnis Bali di Kota Mataram yang bekerja, Semua data dianalisismenggunakanPartial Least Squre (PLS).Hasil penelitian menunjukkan konflik pekerjaan keluarga pengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja perempuan etnis Bali yang bekerja dan konflik pekerjaan keluarga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan hidup perempuan etmnis Bali yang bekerja.Kata Kunci: konflikpekerjaan-keluarga, kepuasan kerja, kepuasan hidup