Abstract
ABSTRAKMotivasi untuk dilakukan penelitian ini berawal dari adanya fenomena menunjukkan bahwa belum adanya aturan yang mengklasifikasikan BPR Kecil dan BPR Menengah seperti halnya pada UMKM dan Peraturan OJK yang baru. Penelitian ini bertujuan menggolongkan BPR dalam kategori kecil dan menengah. Penelitian dilakukan pada BPR di Propinsi NTB yang menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian komparatif dalam upaya membedakankarakteristik ukuran BPR. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari laporan keuangan BPR dan publikasi lainnya baik dari pihak BPR maupun Bank Indonesia. Teknik analisis data dengan analisis kluster menggunakan program SPSS untuk mengklasifikasikan BPR yang ada. Hasil Menunjukkan bahwa dari keseluruhan BPR di NTB yaitu 29 buah BPR, ada 23 buah tergolong dalam BPR Kecil dan 6 buah masuk dalam kategori BPR Menengah. Selain itu ada perbedaan antara BPR Kecil Menengah. Kata Kunci: BPR Kecil, BPR Menengah, dan Aset
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2018 | 1 |