Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem BasedLearning dengan menggunakan metode praktikum terhadap prestasi belajar kimia materi titrasiasam basa pada siswa kelas XI IPA SMAN 2 Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian quasiexperimental atau eksperimen semu dengan desain penelitian post-test only nonequivalentcontrol group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 2 Mataramtahun pelajaran 2015/2016. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive samplingsehingga didapatkan kelas sampel yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XIIPA 2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen dilakukan pembelajaran menggunakanmodel Problem Based Learning dengan metode praktikum sedangkan kelas kontrol dilakukanpembelajaran dengan menggunakan metode praktikum sederhana. Data yang dikumpulkandalam penelitian ini berupa prestasi belajar yang diperoleh dengan teknik tes dan diolah denganuji-t. Analisis terhadap data menunjukkan nilai thitung sebesar 2,080 dengan ttabel sebesar 1,674pada taraf signifikan 5%. Berdasarkan nilai rata-rata posttest dan ketuntasan klasikal yangdiperoleh, kelas eksperimen memiliki nilai yang lebih tinggi daripada kelas kontrol. Berdasarkankedua hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar kimia siswa yang diajarmenggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan metode praktikum lebih baikdibandingkan siswa yang diajar dengan metode praktikum sederhana pada materi titrasi asambasa siswa kelas XI IPA SMAN 2 Mataram.