Abstract
Perguruan tinggi tidak dapat berkembang dengan baik, bila<br> hanya memfokuskan diri pada pengajaran semata dan tidak<br> memberikan perhatian pada riset dan pengabdian masyarakat.<br> Kenyataan ini dapat dilihat dari lulusan perguruan tinggi yang belum<br> banyak memenuhi standar akademik yang baik, lulusan perguruan<br> tinggi sangat terbatas penguasaan bidang ilmu yang ditekuni,<br> profesionalisme yang rendah, dan kesadaran riset yang terbatas, telah<br> menyebabkan mereka tidak aplicabel dan marketable. Dominasi dharma<br> pendidikan dan pengajaran, mengecilnya riset dan pengabdian<br> masyarakat telah menyebabkan lulusan perguruan tinggi hanya<br> melakukan transfer pengetahuan (transfer of knowledge), sehingga<br> kesadaran riset dan pengabdian kepada masyarakat semakin rendah.<br> Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis budaya<br> integritas di Prodi-Prodi di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Dan<br> Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram. Penelitian ini<br> menggunakan metode kualitatif dengan tehnik wawancara, observasi,<br> dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya<br> integritas di kedua fakultas tersebut tercermin pada: (a) keselarasan<br> antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar, (b)<br> tekad dan kemauan untuk berbuat yang baik dan benar, (c) berpikir<br> positif, arif, dan bijaksana dalam melaksanakan tugas dan fungsi, dan<br> (d) mematuhi peraturan perundang-undangan, serta menolak korupsi,<br> suap atau gratifikasi.