PENERAPAN ALAT PENGASAPAN IKAN RAMAH LINGKUNGAN DI KAMPUNG NELAYAN BANGKO BANGKO SEKOTONG LOMBOK BARAT

Authors : Ida Bagus Alit; Zainuri Achmad; I Made Adi Sayoga; Nur Kaliwantoro
article cite 1 Year 2022
source: Jurnal Abdi Insani
Abstract

Bangko Bangko adalah salah satu kampung nelayan yang terletak di Teluk Bangko Bangko, Desa Batuputih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Di kampung nelayan Bangko-Bangko hanya ditempati 60 keluarga, dengan mata pencaharian sebagai nelayan dan memindang ikan. Karena posisi diteluk perairannya cukup, sehingga banyak ikan yang bias ditangkap, terutama ikan tongkol. Sekitar 200 an perahu nelayan sandar di Teluk Bangko Bangko, dengan hasil tangkapan berupa ikan tongkol. Melimpahnya hasil tangkapan ikan tongkol mengakibatkan harganya murah, 5 Ribu per Kg ikan segar dan 7,5 Ribu untuk ikan pindang per kemasan bambu yang berisi 10 ekor ikan. Tujuan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan pada bulan Agustus 2018 untuk meningkatkan harga jual ikan tongkol. Metode kegiatan untuk meningkatkan harga jual ikan tongkol dengan mengolahnya menjadi ikan asap, dengan menggunakan alat pengasapan ikan yang ramah lingkungan. Hasilnya ikan asap yang dihasilkan aromanya lebih gurih, bau khas asap, sehingga harganya naik perkemasan berkisar antar 12.5 Rb sampai 15 Rb. Ikan asap relatif lebih awet tahan lama dibanding ikan segar maupun ikan pindang, sehingga distribusi penjualaannya sampai di Kota Mataram. Luaran kegiatan yang lain berupa transfer ketrampilan teknik pembuatan dan langkah penerapan pengasapan ikan yang ramah lingkungan, serta buku manual teknik pengasapan ikan. Penerapan alat pengasapan ikan yang ramah lingkungan pada, program pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan kesejahteraan kampung nelayan Bangko Bangko dan sekitarnya.


Concepts :
Marine and Coastal Ecosystems
Aquatic life and conservation
Food and Agricultural Sciences
article cite 1 Year 2022 source Jurnal Abdi Insani
SDGs
Life below water
Citations by Year
YearCount
2022 1