Abstract
Vitamin D merupakan vitamin larut lemak yang didapatkan dalam jumlah besar melalui sintesis endogen di kulit dengan bantuan sinar matahari. Vitamin D memiliki peran klasik yaitu untuk membantu regulasi mineral dan metabolisme tulang. Di sisi lain, studi baru menunjukkan adanya peran vitamin D terhadap imunitas tubuh manusia. Peran ini dikarakteristikkan dari adanya presentasi vitamin D receptor (VDR) serta enzim 1-?-hidroksilase (CYP27B1) pada sel-sel imun. Melalui reseptor dan enzim tersebut vitamin D dapat memodulasi sistem imun manusia, baik bawaan maupun adaptif. Peran vitamin D dalam sistem imun bawaan melibatkan modulasi pada aktivitas monosit atau makrofag dan sel dendritik, sedangkan peran vitamin D dalam sistem imun adaptif melibatkan modulasi pada aktivitas sel limfosit B dan sel limfosit T.
Concepts :
Access to Document
10.29303/jku.v11i3.720Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2022 | 0 |