Abstract
Kegiatan pertanian di perumahan perkotaan perlu didukung oleh sistem irigasi yang memadai seperti irigasi tetes yang efisien. Selain itu irigasi tetes tidak membutuhkan lahan yang luas maupun jumlah air yang besar, tetapi pada luas lahan dan sumber air yang terbatas usahatani tanaman horti kultura akan dapat dilakukan. Dengan pemanfaatan polybag sebagai media tanam dan dengan irigasi tetes yang bertingkat, akan diperoleh lebih banyak jumlah titik tanam. Untuk memperoleh jaminan sistem irigasi tetes bertingkat dapat diaplikasikan dengan baik, maka perlu diuji agar diketahui kemampuan dalam penggunaan irigasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan irigasi tetes bertingkat terhadap distribusi volume irigasi dan pemberian lengas tanah (w) pada polybag, pada masing masing tingkat lahan polybag. Penelitian dilakukan pada lahan berukuran 1m x 2m x 4 m, sumber air dari tangki 150 liter, jaringan irigasi dari pipa pvc ¾”, ½” dan ¼” dan pipa tetes Netafim (NTF) 12 mm. Analisis data dilakukan terhadap keseragaman, volume irigasi, lengas tanah (w) dan pola irigasi. Uji irigasi selama 5 menit menunjukkan hasil keragaman irigasi rata-rata di atas 98% dan deviasi volume irigasi tiap tingkat rata-rata 15 ml. Lengas tanah yang dihasilkan tingkat 1, 2, dan 3 berturut-turut adalah 13.4%, 5.5%, dan 3.9%. Untuk memperoleh volume irigasi yang sama sebaiknya irigasi tetes bertingkat dilakukan secara bergiliran dengan durasi yang berbeda.