HUBUNGAN ANTARA GAMBARAN SITOLOGIS DENGAN METODE FNAB DAN RESPONS TERAPI PADA PASIEN LIMFADENITIS TUBERKULOSIS DI RSUD PROVINSI NTB PADA TAHUN 2019

Authors : Halidagia Reksadita Lugina Gia
article cite 0 Year 2021
source: Unram Medical Journal
Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan beban infeksi Mycobacterium tuberculosis tertinggi bersama 48 negara lainya. Sekitar 60%-90% kasus infeksi Mycobacterium tuberculosis menyerang kelenjar getah bening di regio servikal (Mirsaeidi & Sadikot, 2018). Penggunaan metode fine needle aspiration biopsy (FNAB) pada pemeriksaan terhadap pembesaran kelenjar getah bening merupakan teknik invasif minimal yang akurat.
 Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode pendekatan total sampling. Data diperoleh dengan melakukan dokumentasi rekam medis pasien limfadenitis tuberkulosis yang dirawat di RSUD Provinsi NTB dalam rentang waktu Janari– Desember tahun 2019. Subjek penelitian berjumlah 50 pasien. Analisis dilakukan dengan uji hipotesis korelatif Spearman menggunakan SPSS 25,0.
 Hasil : Total subjek penelitian berjumlah 50 orang dengan rincian 5 pasien dengan gambaran sitologis tipe-1, 20 pasien dengan gambaran sitologis tipe-2, dan 25 pasien dengan gambaran sitologis tipe-3. Korelasi gambaran sitologis dengan pembesaran nodus limfe dan penurunan berat badan sebesar <0,005 sedangkan dengan respon terapi berupa demam menunjukan nilai >0,005.
 Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara gambaran sitologi dengan pembesaran nodus limfe dan penurunan berat badan setelah mengonsumsi OAT selama minimal 6 bulan, sedangkan hubungan gambaran sitologi dengan kejadian demam menunjukan hasil yang tidak signifikan.
 


Concepts :
Tuberculosis Research and Epidemiology
Diagnosis and treatment of tuberculosis
Educational Curriculum and Learning Methods
article cite 0 Year 2021 source Unram Medical Journal
SDGs
Good health and well-being
Citations by Year
YearCount
2021 0