Abstract
Hasil observasi di SMAN 1 Kediri Kabupaten Lombok Barat menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menganggap fisika sebagai mata pelajaran yang sulit, tidak menarik dan membosankan. Oleh karena itu, hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran advance organizer berbasis peta konsep terhadap hasil belajar fisika siswa SMAN 1 Kediri. Jenis penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu dan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh, yang berarti seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Data hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen (pre-test-post-test) dianalisis dengan menggunakan N-gain. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa rata-rata nilai N-gain adalah 0,602 (60,2%) termasuk golongan menengah. Rata-rata pra ujian adalah 34,7 dan pasca ujian adalah 74 yang berarti bahwa hasil belajar fisika siswa meningkat. Berdasarkan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran advance organizer berbasis peta konsep efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa khususnya di SMA Negeri 1 Kediri Kabupaten Lombok Barat dengan materi momentum dan impuls.