Abstract
Pernikahan dini merupakan fenomena yang harus menjadi perhatian bersama seluruh kalangan. Indonesia sendiri merupakan negara yang menempati peringkat ke-8 di dunia dan peringkat ke-2 di ASEAN dengan total kasus pernikahan dini hampir 1,5 Juta kasus. Pernikahan dini juga banyak memberikan dampak negatif bagi pelakunya. Salah satu wilayah di Indonesia yang mempunyai kerentanan terhadap pernikahan dini ialah Desa Lingsar yang dimana para pelaku pernikahan dini di Desa Lingsar masih berstatus sebagai pelajar. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar di Desa Lingsar tentang bahaya pernikahan dini. Kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi yang menyasar para pelajar yang masih duduk di bangku SMP dan SMA di Desa Lingsar. Adapun hasil daripada kegiatan ini ialah para pelajar memahami bahaya dari pernikahan dini yang dimana ditunjukkan dari ketidaktertarikan para pelajar untuk menikah di usia muda serta antusiasme para pelajar dalam mengikuti kegiatan sosialisasi. Sehingga, kegiatan ini dapat dikatakan berhasil dalam memberikan pemahaman kepada para pelajar di Desa Lingsar.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2023 | 0 |