Abstract
Kebutuhan kayu yang terus meningkat dan potensi hutan yang terus berkurang menuntut penggunaan kayu secara efisien dan bijaksana. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan adanya alternatif pengganti kayu, salah satunya yaitu papan semen partikel. Limbah serbuk gergaji kayu kempas (Koompassia malaccensis Maing) sangat melipah, tetapi limbah serbuk gergaji kayu tersebut belum dimanfaatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: i.) pengaruh perbandingan partikel dengan semen, ii.) pengaruh perbedaan tekanan kempa terhadap sifat fisika papan semen partikel serbuk gergaji kayu kempas dan iii.) interaksi antara perbandingan partikel dengan semen dan perbedaan tekanan kempa terhadap sifat fisika papan semen partikel serbuk gergaji kayu kempas . Dalam penelitian ini model rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu faktor perbandigan partikel (P) yang terdiri dari 3 aras yaitu P1 (1:3), P2 (1:4), dan P3 (1:5). Sedangkan faktor kedua yaitu perbedaan tekanan kempa (T) yang terdiri dari 2 aras yaitu T1 (25 kg/cm²) dan T2 (35 25 kg/cm²). Dari kombinasi kedua faktor tersebut terdapat 6 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 18 sampel pengujian). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan semen dan partikel hanya berpengaruh terhadap kerapatan pada tingkat signifikansi 0,05, namun tidak berpengaruh terhadap kadar air dan pengembangan tebal papan semen partikel serbuk gergaji kayu kempas. Perbedaan tekanan kempa tidak berpengaruh terhadap seluruh sifat sifat fisika (kerapatan, kadar air dan pengembangan tebal) papan semen partikel serbuk gergaji kayu kempas. Adapun interaksi perbandingan semen dengan partikel dan perbedaan tekanan kempa juga tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh sifat sifat fisika (kerapatan, kadar air dan pengembangan tebal) papan semen partikel serbuk gergaji kayu kempas.