BIOGEL SEMU: BIOETANOL GEL SERASAH LAMUN SEBAGAI SALAH SATU SOLUSI MENDUKUNG ENERGI BERSIH DAN MURAH

Authors : Finayatullah Septiani; Nuning Febrilianti
article cite 0 Year 2023
source: Khazanah Jurnal Mahasiswa
Abstract

Latar Belakang: Krisis energi merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh negara berkembang. Adanya permasalahan tersebut memicu peraturan penggunaan bahan bakar baru dan terbarukan. Salah satu bahan bakar baru terbarukan adalah bioetanol. Bioetanol dapat dihasilkan oleh fermentasi tumbuhan yang memiliki pati, glukosa dan selulosa yang dibantu oleh mikroorganisme. Di samping itu, salah satu yang ingin dicapai dari SDG’S adalah energi bersih dan murah. Poin ke-7 dar SDG’S dapat dicapai dengan salah satu alternatif penggunaan bioetanol. Penggunaan boetanol dapat mengurangi emisi CO dan mengurangi efek rumah kaca. Pembuatan bioetanol dapat dengan menggunakan bahan baku seperti jagung, sorgum, kacang, kedelai, dan sebagainya. Namun Bahan-bahan yang telah disebutkan merupakan bahan pangan. Sehingga dikhawatirkan jika digunakan bahan baku tersebut akan menyebabkan krisis pangan. Serasah lamun sebagai lamun yang telah mati dan ada di pinggir pantai menyebabkan masalah estetika pantai yang berkurang. Serasah lamun sebagai limbah dan tidak mempunyai nilai guna. Tujuan: Serasah lamun dapat dijadikan bahan baku bioetanol. Pembuatan bioetanol dimodifikasi dengan konversi wujud cair ke gel. Tujuan konversi agar distribusi dan penggunaannya lebih mudah. Metode: Tahap pembuatan dimulai dengan persiapan, pretreatment, hidrolisis, pengaturan pH dan suhu, penambahan ragi, fermentasi, distalasi, dan analisa kadar etanol. Konversi bioetanol dilakukan dengan penambahan CMC Dilakukan pengujian air, nilai kalor, dan Pengujian pembakaran. Hasil Penelitian: Diperoleh hasil kadar air 30%, nilai kalor 90 kkal/kg, kadar etanol 50%, dan Hasil uji pembakaran (+). Kesimpulan: Sehingga BIOGEL SEMU dapat dijadikan salah satu solusi untuk Mewujudkan SDG’S ke-7. Kata Kunci: Bioetanol. Gel, dan Serasah lamun.


Concepts :
Heavy Metal Pollution Remediation
Water and Land Management
article cite 0 Year 2023 source Khazanah Jurnal Mahasiswa
Citations by Year
YearCount
2023 0