Abstract
Dalam rangka mempertahankan Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu lumbung beras nasional dan ikut serta dalam mempertahankan swasembada beras secara nasional maka perlu kira memperkenalkan teknologi budidaya dan varietas unggul padi beras merah yaitu Impago Unram I. Permasalahan yang dijumpai pada kelompok tani mitra adalah belum mengenal tentang padi beras Merah varietas Impago Unram I baik tentang manfaat maupun teknologi budidaya. Metode yang digunakan pada program ini adalah metode pelatihanan yang dilanjutkan dengan kerja praktik di lapang dan kaji tindak partisifatif aktif (partisipatori action research). Waku pelaksanaan dimulai bulan Februari s/d Mei 2023. Tahapan kegiatan meliputi diberikan diklat selama 1 hari di dusun Langgem Sari desa Sama Guna. Praktik laboratorium lapang (Demplot) tentang tanam jajar legowo 4:1, penggunaan umur bibit optimum pada luasan lahan 10 are milik anggoa kelompok tani. Evaluasi untuk mengukur keberhasilan kegiatan ini dilakukan melalui respon peserta pada saat penyampai teori/diklat, respon peserta pada saat pelaksanaan praktek lapang maupun pengamatan pada petak laboratorium lapang. Hasil kegiatan menunjukkan, bahwa anggota kelompok tani Langgem Sari desa Sama Guna, telah paham tentang deskripsi padi beras merah varietas Impago Unram I, kandungan dan manfaatnya beras merah bagi kesehatan, dan paham Teknologi Budidaya Padi Beras Merah dengan pola Jajar Legowo 4:1 akibat telah dilakukan penyuluhan. Petani mampu mempraktikan budidaya padi beras merah varietas Impago Unram I mulai perendaman benih, pembibitan, penanaman, pemeliharaan hingga panen, melalui kegiatan demplot dan pendampingan. Petani akan menanam padi berasmerah di musim berikutnya dan diharapkan agar tim mencari peluang pasarnya.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2023 | 0 |