Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mencari dampak yang muncul akibat dari adanya krisis global 2008 dan krisis pandemi COVID-19 terhadap financial distress perbankan dengan menggunakan model grover sebagai proxy dalam melihat nilai financial distressnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian yang muncul ialah bahwasanya berdasarkan SPSS 25, pada pengujian sebelum dan selama krisis global 2008 nilai signifikansi yang muncul ialah sebesar 0,082 yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang muncul pada saat sebelum dan selama krisis. Namun, pada krisis pandemi COVID-19 nilai signifikansi yang muncul ialah sebesar 0,000 yang mengindikasikan terdapat perbedaan pada saat sebelum dan selama krisis. Jika dilihat melalui hasil data financial distress, bahwasanya tingkat persentase jumlah perusahaan yang mengalami financial distress dari sebelum dan selama krisis mengalami peningkatan. Oleh karena itu, dapat dikatakan secara tidak langsung krisis berpengaruh terhadap financial distress perbanakan
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2023 | 1 |