Abstract
Pembelajaran numerasi tidak luput dari perhatian para praktisi maupun peneliti pendidikan. Secara umum, kemampuan numerasi fokus pada kemampuan siswa dalam menganalisis, menalar, merumuskan, menginterpretasikan, dan memecahkan maslaah matematika dalam berbagai konteks. Secara sederhana, keampuan numerasi siswa SD, dimulai dari pengenalan angka dan bilangan hingga proses pemecahan masalah. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan numerasi sangat penting dimiliki oleh siswa SD. Oleh karena itu, perlu diadakan suatu penelitian yang menganalisis kesulitan pembelajaran numerasi siswa SD. Penelitian ini merupakan penelitian kualilatif-deskriptif. Subjek penelitian adalah guru di SD (masing-masing 1 kelas untuk tiap level) di di Kecamatan Batukliang. Instrument penelitian adalah peneliti, lembar observasi dan pedoman wawancara semi-terstruktur. Subjek penelitian diwawancarai secara semi-terstruktur untuk mendapatkan data yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa aspek yang sangat mempengaruhi keterlaksanaan dan kesuksesan pembelajaran numerasi. Pertama adalah ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung keterlaksanaan pembelajaran. Kedua adalah kompetensi guru. Ketiga adalah ketersedian media pmebelajaran sudah diakomodasi oleh sekolah namun masih belum maksimal sehingga guru harus lebih kreatif dalam merancang media yang baik. Keempat adalah ketersediaan modul sudah lengkap namun ada masukan berupa tambahan sentuhan kearifan local. Kelima adalah motivasi belajar siswa yang sudah baik. Keenam adalah dukungan orang tua dalam pembelajaran numerasi hendaknya ditingkatkan