Abstract
Pemecahan masalah (problem solving) dalam matematika termasuk kemampuan mendasar dan fundamental yang harus dikuasi oleh seseorang. Namun, penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah mahasiswa masih cenderung berada pada kategori sedang dan rendah. Banyak faktor yang dapat menyebabkan rendahnya kemampuan pemecahan masalah mahasiswa tersebut diantaranya yakni faktor kemampuan number sense. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemecahan masalah program linier mahasiswa pendidikan matematika dengan kemampuan number sense tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitiatif deskriptif dengan melibatkan 36 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika tahun ketiga yang telah mengambil mata kuliah program linier. Instrumen yang digunakan yakni soal tes kemampuan number sense, soal tes pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini diperoleh informasi bahwa terdapat 6 mahasiswa berkemampuan number sense tinggi yang seluruhnya hanya mencapai kategori sedang dalam melakukan pemecahan masalah. Secara umum, mahasiswa dengan kategori ini tidak menuliskan informasi mengenai kendala masalah program linier dengan lengkap pada tahap mengumpulkan informasi. Di samping itu, mahasiswa juga tidak melakukan tahap memeriksa kembali pada penyelesaian masalah karena merasa sudah yakin dengan jawaban yang diberikan. Namun penyelesaian tersebut belum tepat.