Abstract
Secara umum, dalam peternakan sapi, identifikasi individu ternak sebagian besar dilakukan menggunakan nomor teks pada telinga sapi, yang dianggap efisien. Namun, observasi lapangan mengungkapkan keterbatasan teknik ini, terutama dalam hal redundansi data dan validasi pendaftaran ternak baru dan ternak hilang. Terkadang, kesalahan dapat terjadi ketika nomor identitas sapi pertukaran antara peternakan dan pasar ternak. Oleh karena itu, diperlukan sistem identifikasi biometrik pintar yang telah melekat pada setiap individu sapi, seperti pola pada moncong, mirip dengan sidik jari manusia. Dalam studi ini, kami mengumpulkan dan mempublikasikan data moncong sapi utama sebagai dataset dalam repositori cloud. Kami juga menerapkan penggunaan data gambar moncong dengan algoritma jaringan saraf konvolusi dalam TensorFlow sebagai langkah untuk pengembangan lebih lanjut. Implementasi pengenalan menggunakan arsitektur MobileNetV2 menghasilkan tingkat akurasi 83% untuk 30 kelas sapi individu dari total 210 dataset utama yang dibagi menjadi data pelatihan dan pengujian.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2024 | 0 |